Hukum Menghina dan Mengkafirkan Sahabat Nabi ‘Alaihissalam

Tempat suci kaum Syi’ah “Masjid Imam Hussein” di Karbala, Irak (nasional.tempo.co)

Bismillah, sesuai arahan Prof. Dr. H. Yunahar Ilyas, M.A., Ketua PP Muhammadiyah bidang Tarjih dan Tabligh, agar segenap da’i dan muballigh di lingkungan Persyarikatan Muhammadiyah merujuk kepada Fatwa Majelis Ulama Indonesia terkait dengan pokok-pokok keyakinan dan ajaran Syi’ah. Silahkan download “Fatwa MUI tentang Menghina dan Mengkafirkan Sahabat Rasulullah ‘Alaihissalam” :

https://drive.google.com/open?id=1JiK0TT09XIfCLOmkaBOIoHsEKUYpxrj2

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

*

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Jadwal Sholat


Jadwal Sholat Di Beberapa Kota