Tausiah Cinta untuk Para Pemimpin

Sandiaga Salahuddin Uno hadir dalam acara Refreshing Muballigh Muhammadiyah Regional DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat dan Kalimantan Barat pada Sabtu pagi (18/8) di Aula KH Ahmad Dahlan Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah, Jl. Menteng Raya No. 62 Jakarta Pusat.

Acara yang diselenggarakan oleh Majelis Tabligh PP Muhammadiyah bersama Korps Muballigh Muhammadiyah Nasional mengangkat tema “Optimalisasi Gerakan Tabligh Muhammadiyah Menghadapi Tantangan Dakwah Masa Depan” dan bertujuan untuk menyegarkan paradigma dan persepsi Tabligh para Muballigh dalam upaya optimalisasi gerakan Tabligh nasional yang lebih masif, lebih menjangkau dan lebih mampu menjawab berbagai problematika keumatan.

Dalam acara tersebut, Ust. Fathurrahman Kamal, Ketua Majelis Tabligh PP Muhammadiyah dalam pembukaan mengingatkan seluruh peserta bahwa dakwah Muhammadiyah itu harus *Mencerahkan* (minal dzulumat illa nuur); *Menggerakkan* (menginspirasi); dan *Menggembirakan* (permudah jangan memberatkan).

Ust. Fathurrahman juga menyampaikan bahwa kebaikan dunia ini bersendi dua; keadilan para pemimpin dalam menata dunia, dan hikmah para ulama dalam merawat agama.

Lebih lanjut, dengan mengutip pernyataan Imam Al-Ghazali, Ust. Fathurrahman menyampaikan tausiyah, termasuk kepada Sandiaga yang saat ini merupakan bakal Cawapres, bahwa rusaknya rakyat bersebab rusaknya para pemimpin; sementara rusaknya para pemimpin bersebab rusaknya para ulama; dan rusaknya para ulama bersebab cinta kehormatan/jabatan dan cinta harta.

Untuk itu, diharapkan mereka yang mendapatkan peran di dunia politik dapat melakukan penataan dunia dengan sebaik-baiknya, begitu pula Muballigh agar dapat menjalankan perannya sebaik-baiknya dalam tugas menata agama. Keduanya harus berjalan beriringan dan seimbang untuk kehidupan dunia yang lebih baik.

Diberikan kesempatan berbicara di mimbar, Sandiaga menyatakan terinspirasi dengan tagline dan narasi dakwah berkemajuan; MENCERAHKAN, MENGGERAKKAN, dan MENGGEMBIRAKAN. Merespon era disrupsi, Sandiaga akan berupaya melakukan perubahan di dalam dunia politik dengan mengajak semua pihak agar dapat berkolaborasi. Tidak perlu lagi saling menjatuhkan antara satu dengan yang lainnya akan tetapi mengedepankan kolaborasi dengan semua pihak.

Sebelum meninggalkan ruangan, panitia memberikan seminar kit kepada Sandiaga Salahuddin Uno yang di dalamnya terdapat buku Manhaj Gerakan Muhammadiyah: Ideologi, Khittah dan Langkah dan Kitab Himpunan Putusan Tarjih 3. (fms/tabligh)

Sumber : https://www.facebook.com/ustadzfathur/?ref=bookmarks

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

*

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Jadwal Sholat


Jadwal Sholat Di Beberapa Kota